Beberapa tahun yang lalu, saat status masih sebagai mahasiswa di salah satu Universitas Negeri di kota Bandung, eh Sumedang deng, saya pernah mengikuti mata kuliah Manajemen Konflik.
Mata kuliah ini memang lebih mengarah kepada resolusi konflik, strategi, pertahanan, dan sebagainya. Poin-poin dalam mata kuliah ini lebih banyak membahas konflik dari sudut pandang militer. Terima kasih Pak Dosen!

Dalam kelas manajamen konflik kala itu, salah satu faktor yang sangat penting adalah aktor-aktor yang terlibat dalam pusaran konflik. Melalui Teori Jejaring Aktor, ada hal yang (sangat) bisa kita pelajari, dan bagaimana aktor-aktor ini berperan.

Ada kabar buruk dan baik yang ingin aku sampaikan. Begini konkawan. Kabar buruknya adalah, bagi saya yang notabene adalah #WargaNegaraBiasa teori ini sangat sulit untuk dipahami dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Butuh waktu, seperti aku yang berusaha untuk melupakannya 🙂

Kabar baiknya, ada cara yang sederhana untuk mengetahui tentang siapa saja aktor-aktor yang terlibat dan apa perannya. Kita bisa mengumpulkan semua berita/artikel/tulisan dari media, jangan dari gosip tetangga. Apalagi grup WA dengan pembukaan “Copas dari grup sebelah”.
Dosen saya bilang begini, “Baca saja berita, kumpulkan artikel-artikel di koran. Hubungkan apa peran antar aktor dengan sebuah benang (merah) dan kasih penjelasan mengenai peristiwa yang dilakukan, maka kalian akan tahu gambaran konflik apa yang sedang dimainkan oleh mereka”

Aku pernah melakukan ini. Dulu, saat memetakan siapa saja aktor yang berpotensi besar dalam persaingan untuk merebut hati si #GadisBerkacamata. Dan ternyata aku gagal. Dia sudah ada yang punya, lah.
Oh iya, seandainya chat-ku dan #GadisBerkacamata dibaca, pasti kalian tau betapa susahnya aku cari topik pembicaraan kala itu. Itupun doi balasnya lama kali. Ah, keong!
Biarlah, itu hanya masa lalu. Di masa depan, kita rebut dia kembali.

Aku berharap setiap konflik tidak berujung kekerasan. Baik secara verbal, fisik, struktural, maupun kultural. 

Terkahir, jangan suka membagikan berita sebelum klarifikasi. Dan jaga #GadisBerkacamata untukku.

Admin,
Ruang Damai